-->

Peran Ilmu Pengetahuan dalam Mencari Kebenaran

peran ilmu pengetahuan

INDEK-NEWS.COM - Peran Ilmu Pengetahuan dalam Mencari Kebenaran - Ilmu pengetahuan hanya sebagai media untuk mecari dan menemukan kebenaran-kebanaran. Kebenaran yang datang dari Tuhan, kebenaran yang mutlah bukan yang relatif dan kebenaran yang dibenarkan diatas kebenaran-kebenaran lainnya. Dengan bimbingan hati yang bersih dan utuh kebenaran itu akan didapatkan oleh manusia, karena hati tidak akan pernah menghianati kebenaran yang sesungguhnya.

Kebenaran mutlak yang hanya dimiliki Tuhan akan ditemukan manusia apabila mereka memahami segala hal yang ada di alam dan mempelajari seluruh peristiwa dalam sejarahnya, yamg demikian adalah bentuk nyata dalam berikhtiar mencari kebenaran. Jadi ilmu pengetahuan sebagai syarat dalam beramal, ilmu pengetahuan menjadikan bimbingan bagi manusia yang berjalan diatas kebenaran-kebenaran yang akan menyampaikan pada ketaatan terhadap Tuhan yang Maha Esa. 

Dalam proses mencari kebenaran peran ilmu pengetahuan sangatlah penting terlebih untuk memahami alam (ayat-ayat kauniyah) ini sungguh memerlukan wawasan yang luas dan keilmuan yang dalam, untuk mendapatkanya memerlukan waktu yang tak sedikit bahkan bertahun-tahun agar keilmuan itu mumpuni dan dapat dijadikan pedoman dalam mengungap segalanya.

Memahami sejarah adalah sebuah keniscayaan, manusia yang tak mengetahui sejarah akan kehilangan keseimbangan bahkan akan sesat. Sejarah yang mencakup dirinya sebagai manusia yang mempunyai masa lalu, manusia yang sempurna dan manusia yang memiliki ekspektasi untuk diwujudkan suatu hari nanti. Sejarah memberikan banyak nilai untuk perubahan dalam kehidupan, perubahan yang bersifat progresif akan membawa pada kebaikan yang sesuai dengan sunatullah. Dengan sejarah kebenaran itu akan hadir dan nampak secara konkrit dalam kehidupan. 

Demikianpun juga manusia tentu harus memahami sejarah dirinya sendiri, hukum-hukum yang tetap (sunatullah). Hukum sunatullah yaitu manusia akan mencapai titik kejayaan dan keselamatan apabila senantiasa mengikuti kebaikan dan fitrahnya sebagai manusia, dan sebaliknya kehancuran akan didapatkan apabila menyimpang dari hal-hal yang dilarang dan mengikuti hawa nafsunya serta mengingkari fitrahnya sebagai manusia yang utuh.

Sehingga pada akhirnya manusia akan menyadari dan menyesali segala bentuk perbuatannya yang diakibatkan tidak menggunakan ilmu pengetahuan untuk menemukan kebenaran-kebenaran itu.