-->

Berkah Ramadhan ! Petani Kolang Kaling di Sukajaya Cisewu Garut Tersenyum Bahagia

berkah ramadhan, senyum bahagia petani kolang kaling

INDEK-NEWS.COM - Berkah Ramadhan ! Petani Kolang Kaling di Sukajaya Cisewu Garut Tersenyum Bahagia - Berkah ramadhan dapat dirasakan oleh semua kalangan terutama bagi para pedagang  baik pedagang mkanan, minuman, takjil dan sebagainya. 

Bahkan keberkahan Ramadhan juga dirasakan oleh para petani kolang kaling di Sukajaya Cisewu yang biasanya harga kolang kaling itu kisaran Rp. 2.500 sampai Rp. 3.000 memasuki bulan suci Ramadhan kini harganya mencapai Rp. 7000 sampai Rp. 10.000 per Kg tergantung pada bagaimana kualitas kolang kaling itu sedndiri, antara yang super dan biasa tentu harganya jauh berbeda. Bahkan salah satu petani ketika dikonfirmasi dia mengatakan “mudah-mudahan harga kolang kaling di pertengahan Ramadhan mencapai harga paling tinggi agar kami para petani merasa puas dan bahagia atas hasil dari pekerjaan kami”. 

Memang bulan suci Ramadhan merupakan bulan panen raya bagi para petani kolang kaling, bahkan mereka yang bukan petanipun beralih profesi menjadi petani kolang kaling karena harganya sangat menggiurkan. di sukajaya sendiri memang tidak ada perkebunan khusus kolang kaling akan tetapi karena mayoritas didaerahnya adalah petani maka itupun menjadi suatu bagian yang tidak bisa dipisahkan. Ngomong-ngomong sebenarnya kolang kaling itu apa ? bagaimana cara memanennya ? dan bagaimana cara mengolahnya hingga dapat dibeli oleh para bandar atau tengkulak ?

Kolang kaling ialah buah dari  pohon aren yang sudah matang. Buah ini menjadi salah satu primadona saat bulan puasa karena biasanya diolah menjadi berbagai makanan atau hanyansekedar untuk takjil bahkan ada yang dijadikan bisnis tahunan dan omsetnyapun lumayan cukup besar.

Cara Pengolahan Buah Aren Menjadi Kolang Kaling :


  1. Kolang kaling mentah yang sudah di panen dari pohonnya terlebih dahulu dipisahkan dari batangnya.
  2. Lalu, buah tersebut langsung di rebus di wadah yang besar, kalo biasanya di drum dan api dibawahnya sudah siap untuk merebus.
  3. Tutup drum tersebut dengan kain agar perebusan kolang kalingnya bagus, kira-kira selama 2 jam per atau drum.
  4. Setelah dua jam lalu kolang kaling itu di pisahkan dari drum untuk di tiriskan dan selanjutnya di kupas dengan menggunakan pisau.
  5. Setetlah proses penupasan selesai maka kolang kaling itu kemudian di pukul pakai kayu satu persatu  agar supaya tidak bulat, dan nanti akan berubah ukuran dan bentunya menjadi sedikit tipis.
  6. Setelah itu lalu deirendam dengan air selama 2 atau 3 hari, nah ini tujuannya untuk mendapatkan hasil yang sempurna yaitu kolang kalingnya lebih besar dan menjadi bersih,

Setelah proses itu kolang kaling siap untuk dijual ke bandar atau tengkulak kolang kaling. Nah sahabat itu salah satu usaha yang senantiasa dilakukan oleh masyarakat di Sukajaya Cisewu Garut sebagai penyumbang buah kolang kaling yang akan dibawa ke perkotaan oleh para bandar.